Membaca kisah hidup Hamka bagai menonton aneka film sekaligus. Film petualangan penuh adegan mendebarkan, film religi yang menyentuh sanubari, dan film romantis yang terasa manis di hati. Hidupnya memang kerap berayun ekstrem dari satu kutub ke kutub lain. Mulai dari penulis roman sampai jadi ulama besar penulis tafsir, dari gerilyawan melawan Belanda sampai dituduh makar dan ditangkap oleh Ord…
Life is perfect, Kepercayaan diri Alif sedang menggelegak. Sudah separuh dunia dia kelilingi, tulisannya tersebar di banyak media, dan dia diwisuda dengan nilai terbaik. Perusahaan mana yang tidak tergiur merekrutnya? Namun Alif lulus di saat yang salah. Akhir ’90-an, Indonesia dicekik krisis ekonomi dan dihoyak reformasi. Lowongan pekerjaan sulit dicari. Hal ini diperparah dengan terjadinya…
Hepi, perantau bujang yang menyalakan dendam di tepi danau. Martiaz, ayah yang pecah kongsi dengan anaknya di simpang jalan. Datuk, kakek yang ingin menebus dosa masa lalu di tengah surau. Pandeka Luko, pahlawan gila yang mengobati luka lama di rumah usang. Apakah "alam terkembang jadi guru" menjadi amanat hidupnya? Mungkinkan maaf dan lupa menjadi penawar bagi segenap luka? Ikuti petuala…
Alif baru saja tamat dari Pondok Madani. Dia bahkan sudah bisa bermimpi dalam bahasa Arab dan Inggris. Impiannya? Tinggi betul. Ingin belajar teknologi tinggi di Bandung seperti Habibie, lalu merantau sampai ke Amerika. Dengan semangat menggelegak dia pulang kampung ke Maninjau dan tak sabar ingin segera kuliah. Namun kawan karibnya, Randai, meragukan Alif mampu lulus UMPTN. Lalu dia sadar, …
Seumur hidupnya Alif tidak pernah menginjak tanah di luar ranah Minangkabau. Masa kecilnya dilalui dengan berburu durian runtuh di rimba Bukit Maninjau. Tiba-tiba dia harus melintas punggung Sumatera menuju sebuah desa di pelosok Jawa Timur. Ibunya ingin dia menjadi Buya Hamika walau Alif ingin menjadi Habibie. Dengan setengah hati dia mengikuti perintah ibunya: belajar di pondok. Di hari pe…
Alif Fikri, sebagai tokoh utama dalam trilogi ini, setelah kenyang menempuh kehidupan pesantren dengan man jadda wa jada dalam ‘Negeri 5 Menara’ dan jatuh bangun selama perkuliahan dengan mantra man shabara zhafira dalam ‘Ranah 3 Warna’ sekarang mejalani antiklimaks berupa penyelesaian dari seluruh perjuangannya, peluh, air mata dan waktu-waktu yang dihabis dengan kerja keras. Berusaha …
IDENTITAS BUKU a. Judul buku : Ranah 3 Warna b. Pengarang : Ahmad Fuadi c. Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama d. Cetakan ke- : 5 e. Jumlah halaman : 473 halaman f. Jenis kertas : Book paper g. Tahun terbit : Januari 2011 h. Negara : Indonesia i. Bahasa : Bahasa Indonesia, Arab, Minang, Inggris, dan Prancis. j. Genre : Pendidikan, Religi, Roman k. ISBN : 978-979-22-6325-1 Sinop…