Alif baru saja tamat dari Pondok Madani. Dia bahkan sudah bisa bermimpi dalam bahasa Arab dan Inggris. Impiannya? Tinggi betul. Ingin belajar teknologi tinggi di Bandung seperti Habibie, lalu merantau sampai ke Amerika. Dengan semangat menggelegak dia pulang kampung ke Maninjau dan tak sabar ingin segera kuliah. Namun kawan karibnya, Randai, meragukan Alif mampu lulus UMPTN. Lalu dia sadar, …
Seumur hidupnya Alif tidak pernah menginjak tanah di luar ranah Minangkabau. Masa kecilnya dilalui dengan berburu durian runtuh di rimba Bukit Maninjau. Tiba-tiba dia harus melintas punggung Sumatera menuju sebuah desa di pelosok Jawa Timur. Ibunya ingin dia menjadi Buya Hamika walau Alif ingin menjadi Habibie. Dengan setengah hati dia mengikuti perintah ibunya: belajar di pondok. Di hari pe…
Alif Fikri, sebagai tokoh utama dalam trilogi ini, setelah kenyang menempuh kehidupan pesantren dengan man jadda wa jada dalam ‘Negeri 5 Menara’ dan jatuh bangun selama perkuliahan dengan mantra man shabara zhafira dalam ‘Ranah 3 Warna’ sekarang mejalani antiklimaks berupa penyelesaian dari seluruh perjuangannya, peluh, air mata dan waktu-waktu yang dihabis dengan kerja keras. Berusaha …
IDENTITAS BUKU a. Judul buku : Ranah 3 Warna b. Pengarang : Ahmad Fuadi c. Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama d. Cetakan ke- : 5 e. Jumlah halaman : 473 halaman f. Jenis kertas : Book paper g. Tahun terbit : Januari 2011 h. Negara : Indonesia i. Bahasa : Bahasa Indonesia, Arab, Minang, Inggris, dan Prancis. j. Genre : Pendidikan, Religi, Roman k. ISBN : 978-979-22-6325-1 Sinop…