Dalam pelaksanaan tugas sebagai adipati kesultanan banjar (1835-1859) dan adipati (Regent) zaman kolonia belanda (1859-1861) di benua Lima, resiko jabatan publik menjadi taruhannya. Diantar resiko itu, Adipati Danau Radja masuk dalam putaran antagonisme yang penuh sarkasme. antara kebenaran dan realitas kehidupan bercampur pula dengan emosi beserta idealisme prinsip-prinsip ksatria. Kenyataan d…